Wednesday, November 25, 2015

Broken Tree in The Garden of Grace

Tadi siang gue chatting sama seseorang. Sebut saja Mawar (a classic one, isn't it? haha). Doi cerita panjaaaaaaaaang kale, dan sambil nungguin doi cerita, gue bikin karamel (yang akhirnya gosong *kusedihsekali*)

KEMBALI KE LAPTOP!

Iya, jadi doi cerita banyak tentang pelayanannya di Bandung. Beberapa hari yang lalu dia melayani seorang anak komsel. Anak ini kalo dilihat-dilihat ceria sekali and looks like nothing's wrong with her life. Tapi ternyata.. wow.. dia mengalami banyak pahitnya hidup. 

See, kita emang ga boleh judge orang, karena kita gatau loh gimana hidupnya. Every behavior always have a reason behind.

Si Mawar ini kemudian cerita gimana dalam pelayanannya, Tuhan akhirnya pulihkan hidup si anak ini. Meski dalam ceritanya, gue banyak mengernyitkan dahi (haha) tapi gue cuman mau liat endingnya aja, kalo Tuhan telah menyembuhkan ini anak dan Tuhan bisa pakai siapa aja untuk jadi perpanjangan tanganNya.

Hidup berkomsel membuat kita ngeh kalo hanya Tuhan aja yang bekerja di dalam kita. Ngeliat hidup hidup si ini, si anu, kok kayanya gitu amat ya. Kok setelah diperhatikan, si ini, si anu masih jauh dari kehidupan kekristenan yang 'sempurna' (jadi terang, garam, teladan, lalala you name it). Tapi anehnya ketika dalam pelayanan, Tuhan hadir. Tuhan bekerja. Tuhan melawat.

Dengan ini gue ga bilang kalo "Hiduplah seenak udelmu, Tuhan tetap bekerja" 
Bukan ya! 

Tapi pointnya adalah: ketika kita ingin orang lain diubahkan (karena kita mengasihi dia, tentu saja), sebenarnya cuman karena Tuhan aja. Bagian kita cuman  bacot   share kebenaran FT dan tumpangin tangan (kalo dibutuhkan). 

It's not about what we have done, but only because He is good and He loves the one who we serve.

Gue suka quote dari Om Rick Warren di Hillsong Conference Australia tahun ini.
In God's garden of grace, even broken trees bear fruit
Di dalam kasih karuniaNya, bahkan hidup orang yang udah hancur pun, Tuhan bisa pakai untuk jadi berkat buat orang lain.  

So, that's why:
2 Corinthians 12:9 NKJV
"My grace is sufficient for you, for My strength is made perfect in weakness"
2 Korintus 12:9 TB
"Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna"
Kemaren-kemaren ini gue post foto di Instagram. Ada banyak foto yang gue ambil waktu naik ke puncak Sikunir, Dieng. Sayang kan kalo ga di-post. Nemu 1 foto bagus banget dan pengen pake caption tentang kebesaran Tuhan gitu. Cari ayat dan nemunya yang kaya gini (dan akhirnya pake yang ini):
Yesaya 66:1-2 TB
Beginilah firman TUHAN: Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, dan tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku? Bukankah tangan-Ku yang membuat semuanya ini, sehingga semuanya ini terjadi? demikianlah firman TUHAN. Tetapi kepada orang inilah Aku memandang: kepada orang yang tertindas dan patah semangatnya dan yang gentar kepada firman-Ku. 
Isaiah 66:1-2 NKJV
Thus says the Lord: “Heaven is My throne, And earth is My footstool. Where is the house that you will build Me? And where is the place of My rest? For all those things My hand has made, And all those things exist,” Says the Lord. “But on this one will I look: On him who is poor and of a contrite spirit, And who trembles at My word.
Padahal cuman mau niat ambil ayat yang pertama, tapi kemudian tertegun dengan ayat yang kedua.

Tuhan yang besar ini, dimana langit adalah tahtaNya (kebayang ga besar kerajaanNya kaya gimana, kalo langit aja cuman jadi tahtaNya) dan bumi adalah tumpuan kakiNya (sepatuNya Tuhan sebesar bumi, kebayang ga 'besarnya' Dia?) ternyata memandang kepada orang yang tertindas, patah semangat dan gentar pada FirmanNya.

Say what?

Jenderal besar gaulnya sama siapa sih? Ya sesama Jenderal.
Konglomerat lebih nyaman diskusi sama siapa? Sesama konglomerat, atau at least pebisnis. Main golf bareng, nongkrong bareng, meeting bareng.

Ga usah jauh-jauh liat jenderal atau konglomerat. Waktu di sekolah aja, siswa/mahasiswa pasti akan bergaul dengan orang-orang yang "sepantaran". Geeks will be friends with other geeks. Anak gaol dengan sesama gaol. Yang bandel bakal gabung dan bikin tawuran haha. 

Tapi ternyata Tuhan itu berbeda dengan apa yang biasa kita lihat di dunia ini.

Dengan kemahakuasaan dan kemahabesaran yang Dia miliki, Dia memilih untuk memandang orang-orang yang ga "sepantaran" dengan Dia. Dia ga cari orang besar, orang kuat atau orang hebat (layaknya Dia yang besar, kuat dan hebat). Dia memilih untuk melihat orang-orang yang lemah namun menghargai perkataanNya.

Jesus died for all. But His eyes are for the lost, the last and the least.
Luke 19:10 NKJV 
for the Son of Man has come to seek and to save that which was lost
Kalo kamu ngerasa kamu adalah the lost: ga yakin nanti abis mati bakal kemana, melayang-melayang di bumi atau membusuk di neraka dan kamu butuh pertolongan? God is interested with you. Atau kamu pikir kamu adalah the last: selalu menjadi yang terakhir, otak ga pinter-pinter amat, hidup gagal terus, ga punya temen, keluarga pergi ga ada yang peduli dan kamu butuh pertolongan? God is interested with you. Dan jika kamu pikir kamu adalah the least: miskin terus dari kecil, sekolah aja gabisa, kaum marjinal dalam masyarakat dan kamu butuh pertolongan? God is interested with you!

Even He become more interested with you if you reverently responsive to what He say.

Tuhan tertarik dengan orang-orang yang tidak berdaya dengan diri/kondisinya dan percaya pada FirmanNya. FirmanNya yang mengatakan Allah mengaruniakan anakNya yang tunggal, turun ke dunia, menjadi sama seperti manusia, mati dan bangkit menggantikan posisi kita bukan untuk menghakimi kita tetapi untuk menyelamatkan kita (Yoh 3:16-17).

FirmanNya yang mengatakan Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya (2 Kor 8:9)

FirmanNya yang mengatakan Oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita (1 Kor 1:30)

Tuhan ga tertarik dengan orang yang merasa udah hidup bener dengan taat pada hukum agama. Membusungkan dada dan menyatakan diri aku orang kudus, kamu semua pendosa *insert ketawanya kentung*. Menaikkan dagu dan dengan keyakinan diri bilang tell me God what I must to do. Surely I will do everything You command me to do. Everything, God. Everything! *insert ketawanya kentung*
Markus 10:17-22  
Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja. Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!" Lalu kata orang itu kepada-Nya: "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.
Tuhan mengasihi orang macam gini juga sih. Tapi Dia ga bisa menunjukkan kebesaran kasih kuasaNya kepada orang yang merasa dia bisa memenuhi seluruh hukum untuk berkenan di hadapan Tuhan. KasihNya nyata bagi orang yang merendahkan diri untuk melepaskan segala atribut kemampuan diri, merendahkan diri untuk mengakui bahwa diri ini lemah, tak berdaya, tertindas & patah semangat dan bilang Jesus, I can't but You can. 
Lukas 5:12-13
Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku." Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu, dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga lenyaplah penyakit kustanya. 
So, are you the lost? The last? Or the least?

Just come as you are.
Talk to Him.
He interested with you and He wants to help you.
He's more than able to help you.
Hear His words and response it by believe in The One who died for you.
Surrender your life, your messy life, into His hands.
Yohanes 6:28-29 
Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?" Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah
By the way, pernah denger quote God helps those who help themselves? It is a wrong quote, guys.
Kudunya kaya gini:

Ini yang bener

Jadi keingetan lagu..
Hidupmu berharga bagi Allah
Tiada yang tak berkenan di hadapan-Nya
Dia ciptakan kau s'turut gambar-Nya
Sungguh terlalu indah kau bagi Dia 
Dia berikan kasih-Nya bagi kita
Dia t'lah relakan segala-galanya
Dia disalib 'tuk tebus dosa kita    
Kar'na hidupmu sangatlah berharga 
Reff:
Buluh yang terkulai tak kan dipatahkan-Nya
Dia 'kan jadikan indah sungguh lebih berharga
Sumbu yang t'lah pudar tak kan dipadamkan-Nya
Dia 'kan jadikan terang untuk kemuliaan-Nya

No comments:

Post a Comment